Agen JudiAgen Bola TerpercayaJudi CasinoJudi Online SBOBET 338a – Sukabet.Com

 

Bielsa Ingin Messi Yang Menangkan Ballon d’Or


Finalis di dalam Ballon d’Or 2014 sudah diumumkan, dan salah satu dari Cristiano Ronaldo, Lionel Messi dan juga Manuel Neuer bakal didalat untuk menjadi pemain yang terbaik di dunia. Akan tetapi, sang pelatih Olympique Marseille yakni Marcelo Bielsa lebih memilih Messi guna jadi pemenang di dalam gelar itu.

Barcelona's Messi reacts as Real Madrid's Ronaldo walks during their Spanish first division "Clasico" soccer match at the Santiago Bernabeu stadium in Madrid

Messi sendiri pun juga telah berhasil untuk mengemas empat kali gelar itu, yang telah ia rebut secara beruntun dari tahun 2009 sampai dengan 2012. Untuk kali ini, dia harus bersaing dengan rival abadinya Ronaldo dan juga underdog Manuel Neuer untuk merebut gelarnya yang kelima.

Akan tetapi, seperti di dalam tahun 2013, tahun kali ini peluang Messi guna merebut gelar itu tidak sebesar dari Ronaldo, memang torehan dari Lionel Messi di dalam tingkat klub masih kalah jauh daripada Ronaldo. Akan tetapi, sang bintang andalan Madrid itu pun juga telah berhasil untuk memecahkan rekor sulit di dalam level individu seperti halnya top skor di dalam Liga Champions dan juga dalam La Liga.

Oleh karena itu, maka Bielsa pun juga sangat berharap bahwa gelar itu bakal jatuh kepada tangan Lionel Messi. Bielsa telah mengatakan seperti yang telah dikabarkan oleh pihak Goal beberapa waktu yang lalu bahwa satu-satunya hal yang memang ia inginkan yakni Lionel Messi guna merebut gelar itu saat ini.

Bielsa sendiri pun juga lalu telah berbicara soal persiapan dari timnya itu jelang laga lanjutan di dalam kancah Ligue One Prancis untuk melawan pihak FC Lorient. Dia juga telah mengaku agak cemas akan kondisi dari dua penyerang andalannya itu, akan tetapi percaya diri dengan kekuatan di dalam baris pertahanan.

Selain itu, ia pun juga telah menambahkan bahwa Andre Ayew dan juga Romain Alessandrini bakal segera absen di dalam laga itu. menurut dirinya, para pemain bertahan yang ada di dalam timnya itu telah paham dengan system tiga pemain bertahan. Pemain professional juga tak mempunyai masalah kepada proses adaptasi di dalam tim saat ini.