Agen JudiAgen Bola TerpercayaJudi CasinoJudi Online SBOBET 338a – Sukabet.Com

 

Nasri Siap Pergi Bila Tak Dibutuhkan Lagi


Samir Nasri siap pergi bila memang ia tidak lagi diperlukan oleh pihak Man City sekarang ini. Walaupun memang merasa agak kesal. Dia pun juga tetap saja merasa yakin bahwa skuadnya sanggup untuk mengatasi AS Roma dan juga lolos di dalam babak 16 besar kancah Liga Champions musim ini.

Swansea City's Jonjo Shelvey challenges Manchester City's Samir Nasri during their English Premier League soccer match at the Etihad stadium in Manchester

Skuad didikan Manuel Pellegrini itu pun bakal menjalani laga hidup mati di dalam Grup E dengan berkunjung di dalam kandang AS Roma yakni Estadio Olimpico. Hasil imbang pun sama sekali tidak dapat ditolerir lagi, hanya kemenangan yang akan bisa membawa mereka lolos di dalam fase knockout nanti.

Untuk bisa diketahui bahwa pada musim yang lalu langkah pihak Man City terhentikan oleh Barca di dalam babak perdelapanfinal. Selain memiliki hasrat yagn sangat besar guna membantu Man City lolos di dalam babak yang berikutnya, Nasri juga siap untuk hengkang di dalam Etihad Stadium bila memang bakatnya telah tidak lagi dibutuhkan.

Nasri telah mengatakan seperti yang telah dikabarkan oleh pihak Bein Sports beberapa waktu yang lalu bawha ia memagn tak tahu bila ia akan pergi dari klub. Bila pihak Man City datang pada dirinya dan juga mereka memberi tahu untuk cepat berkemas, maka ia pun juga akan segera pergi.

Selain itu, si pemain pun juga telah menambahkan bahwa bila memang mereka telah memainkan cara mereka sendiri, mereka akan berhasil utnuk memetik tiga angka penuh di dalam kunjungan dalam kandang AS Roma nanti.

Untuk resiko yang paling besar adalah bermain dengan sebuah tekanan dan juga mempunyai kecemasan yang seperti itu di dalam hati tiap pemain. Bila memang mereka tak mengajukan pertanyaan dan juga bermain dengan cara mereka sendiri, maka mereka bisa memetik kemenangan penuh. Mereka pun juga lebih mempunyai kualitas yang sangat hebat. Bila memang mereka tereliminasi dari kancah Liga Champions, itu juga bukan salah dari pelatih. Akan tetapi kesalahan dari para pemain di atas lapangan hijau yang bermain di dalam laga itu.