Agen JudiAgen Bola TerpercayaJudi CasinoJudi Online SBOBET 338a – Sukabet.Com

 

Paul Merson Klaim Taktik The Gunners Kacau


Paul Merson yang merupakan sang legenda Arsenal telah memberikan kritikan taktik ataupun juga skema yang digunakan oleh arsitek Arsene Wenger ketika Arsenal berlaga dengan imbang berhapan dengan Anderlecht di dalam kancah Liga Champions. Sempat unggul tiga gol tanpa balas sampai dengan menit 60, The Gunners pun malah harus puas untuk mengakhiri laga itu dengan hasil akhir imbang 3-3.

Arsenal's Sanchez celebrates with teammates after scoring his team's second goal against Anderlecht  during their Champions League soccer match at the Emirates stadium in London

Bila saja pihak The Gunners berhasil utnuk merebut tiga angka penuh di dalam Emirates Stadium itu, maka mereka dipastikan melangkah did alam babak yang berikutnya  dalam kompetisi yang paling bergengsi di dalam benua Eropa itu. Akan tetapi, karena hasil yang imbang itu, maka pihak Arsenal masih butuh untuk berjuang di dalam dua laga yang masih tersisa.

Bintang belia Alex Oxlade Chamberlain pun sebelumnya memang mengutarakan bahwa kegagalan dar skuadnya mengemas tiga angka penuh sebab terlena dengan tiga buah gol yang telah berhasil untuk mereka lahirkan. Sementara itu untuk sang kapten yakni Mikel Arteta mengecam permainan dari skuadnya di dalam 20 sampai dengan 30 menit yang terakhir.

Merson telah mengatakan seperti yang dikabarkan oleh pihak Sky Sports News beberapa waktu yang lalu bahwa jiak memang ia boleh untuk jujur, maka taktik mereka pun begitu kacau. Itu adalah pendapat yang jujur. Bagaimana ia bisa berhasil untuk unggul tiga gol tanpa balas dan lalu menyerang yang seperti itu. Itu pun juga bukanlah yang pertama kali. Itu terjadi beberapa kali. Bagi dirinya, itu adalah pesan kepada sang pelatih.

Selain itu, ia pun juga telah menambahkan bahwa ia pun juga telah berlaga dengan sepak bola internasional, mereka bukan anak kecil saja. Para pemain itu pun juga berlaga untuk Negara mereka di dalam ajang Piala Dunia yang lalu, mereka juga berlaga di dalam kancah Premier League. Akan tetapi, merkea pun juga terus menerus memborbardir di dalam baris depan mereka. Selain itu, mereka pun juga memang harus paham kapan waktu utnuk harus berhenti di dalam laga yang mereka jalani itu.