Agen JudiAgen Bola TerpercayaJudi CasinoJudi Online SBOBET 338a – Sukabet.Com

 

Tolak Nomor 10, Bernardeschi Tidak Ingin Dibandingkan Dengan Baggio


Pemain baru Juventus, Federico Bernardeschi mengatakan bahwa akan menjadi tidak hormat untuk membandingkannya dengan mantan bintang Italia, Roberto Baggio.

 

Bernardeschi menyelesaikan kepindahan dengan nilai transfer sebesar 40 juta euro dari Fiorentina pada hari Senin dan telah diberikan kostum bernomor punggung 33 untuk musim depan, kendati sebelumnya mengenakan nomor 10 di Artemio Franchi.

 

Kepindahan dari penyerang berusia 23 tahun tersebut telah dibandingkan dengan Baggio, yang meninggalkan Fiorentina untuk Juventus pada tahun 1990 untuk apa yang menjadi rekor dunia saat itu dalam sebuah transfer yang membuat para penggemar La Viola mengamuk dan melancarkan protes di jalanan kota Florence.

 

Tetapi Bernardeschi menegaskan kalau ia tidak seharusnya dibandingkan dengan Baggio dan mengakui bahwa ia menolak kesempatan untuk mengenakan nomor yang diwarisi Baggio dari Michel Platini karena ia belum merasa siap untuk tanggung jawab tersebut.

 

“Saya rasa ini sudah tepat dan berpikir bahwa saya harus membuktikan diri untuk mengenakan nomor itu. Jadi tahun ini adalah waktu yang tepat untuk menunjukkan kepada klub, pelatih dan rekan-rekan satu tim bahwa saya pantas mengenakannya,” tukas sang pemain ketika diperkenalkan secara resmi sebagai pemain baru Juve di Turin.

 

“Tidak ada yang seperti Baggio. Dalam pendapat saya, perbandingan selalu salah. Baggio mungkin adalah pesepakbola asal Italia terhebat yang pernah ada. Ia menunjukkan hal tersebut, jadi saya rasa Anda tidak bisa membandingkannya dengan saya. Saya tersanjung, tetapi saya rasa hal tersebut sedikit tidak menghormatinya.”

 

Bernardeschi disebut telah menjadi sasaran dari pesan tidak menyenangkan dari penggemar Fiorentina sejak menyelesaikan kepindahan ke Juve, dengan spanduk agresif yang mengritisi sang pemain terlihat di salah satu daerah.

 

Pemain asal Italia tersebut mengatakan bahwa tidak baik untuk menerima ancaman seperti itu di sosial media tetapi juga berterima kasih kepada mereka yang mengharapakan ia bermain bagus di Turin.

 

“Saya rasa ini adalah bagian dari komunitas tidak sehat yang kita miliki saat ini, seperti penggemar mengharapkan kematian di sosial media. Tetapi saya ingin berterima kasih kepada mereka yang mengharapkan hal baik bagi saya.”